Tampilkan postingan dengan label Jenis Kayu Untuk Membuat Gitar Akustik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jenis Kayu Untuk Membuat Gitar Akustik. Tampilkan semua postingan
Senin, 14 Maret 2016
Kayu walnut
Walnut.
Jenis kayu yang cukup berat dan padat. Hal ini cenderung untuk menghasilkan suara yang hangat dan berisi, namun berkualitas rendah dan lebih sesak secara keseluruhan. Jenis kayu ini berwarna coklat dengan pola pori yang bagus dan indah, sehingga terlihat lebih menarik.
Kayu Rosewood
Rosewood.
Jenis kayu ini sering digunakan untuk bahan fretboard, pada sisi belakang atau bagian atas pada gitar akustik. Bobot jenis kayu rosewood ini sangatlah berat, kayu jenis ini tergolong sangat mahal namun sebanding dengan penampilan dan kualitasnya.
Kayu Mahogani
Mahogani.
Bahan body klasik dikedua multiwood dan lempengan, juga merupakan bahan leher yang umum. Jenis kayu ini berasal dari Afrika dan Amerika Tengah dengan mempunyai bobot yang berat. Ini menjamin cukup mempertahankan dan nada yang sangat hangat.
Kayu Korina
Korina.
Jenis kayu yang memiliki karakter hangat dan resonansi. Korina merupakan kayu yang cukup ringan dan lembut, dengan butir halus yang biasanya ditingkatkan dalam proses finishing untuk tampil sebagai array yang menarik panjang dan garis – gris tipis.
Kayu Alder
Alder.
jenis kayu dengan bobot paling sedang. Jenis kayu Alder ini memiliki karakter suara yang jelas dan kuat, sehinggga memberikan respon yang seimbang diseluruh spektrum sonik. Biasanya proses finishing dalam pembuatan gitar yang menggunakan jenis kayu ini diselesaikan dalam warna yang gelap. Seperti ash, alder yang paling sering digunakan untuk body gitar konstruksi tunggal.







